Mempersiapkan Umroh dengan Jalinan Silaturrahmi

Umroh merupakan ibadah yang banyak dilakukan umat Islam. Berbagai macam persiapan dilakukan agar umroh bisa berjalan sesuai dengan harapan. Umroh biasa dipilih karena kuota haji yang cenderung lama dan biaya. Dari segi biaya, pengeluaran umroh sedikit lebih hemat dibandingkan ibadah haji.

Salah satu cara mempersiapkan umroh adalah dengan menjalin silaturrahmi. Konon, di Tanah Haram semua orang akan diperlihatkan segala kesalahannya termasuk jika memutus silaturrahmi. Jadi, sebelum akibat negatif ditanggung dan agar Allah lebih ridha, alangkah baiknya untuk menjalin silaturrahmi dengan kerabat terdekat. Berikut adalah cara menjalin silaturrahmi sebagai persiapan umroh.

  1. Mengunjungi Saudara dan Kerabat Dalam Kota

Jika masih bisa dijangkau dari domisili rumah, berbagai berita gaya hidup lebih menyarankan silaturrahmi bisa melalui berkunjung secara langsung. Kunjungan ke rumah saudara merupakan jenis silaturrahmi yang paling “afdol” karena bisa melihat langsung keluarga, anaknya, dan mungkin cucunya. Selain itu, berita terbaru seperti pernikahan, kelahiran dan kematian bisa diketahui.

Jangan lupa, saat berkunjung sebaiknya memohon doa untuk bisa umroh dengan sehat, lancar dan ibadahnya diijabah Allah. Hindari berbicara banyak soal ibadah karena bisa menimbulkan kesan sombong. Jadi, sebaiknya bicara seperlunya saja dan dititikberatkan pada meminta bantuan doa.

Sembari mengunjungi, bawalah oleh – oleh semampunya agar tuan rumah menjadi senang. Kebahagiaan tuan rumah tentu akan membawa dampak positif bagi keberkahan silaturrahmi.

  1. Mengirim Pesan Lewat Ponsel Atau Sosial Media

Saat ini, teknologi sudah banyak berkembang pesat. Jika tidak memungkinkan untuk melakukan silaturrahmi secara langsung, pesan lewat ponsel pun bisa dikirim. Tidak hanya lewat ponsel, berbagai sosial media juga bisa dijadikan pilihan untuk mengirim pesan. Pesan tidak harus panjang, asalkan sarat makna. Saat ini bahkan banyak grup – grup keluarga di Whatsapp atau Facebook.

Kirimkan salam dan mintalah doa yang baik. Adakalanya mungkin beberapa saudara akan bercanda dengan meminta oleh – oleh dan sebagainya. Hal itu sangat wajar dan justru bisa semakin mempererat tali persaudaraan.

  1. Jaga Silaturrahmi Dengan Sesama Calon Jamaah

Selain dengan saudara dan kerabat, sesama calon jamaah juga perlu menjadi bagian dari daftar orang – orang yang harus dijaga silaturrahminya. Karena, nanti di Mekah dan Madinah ibadah umroh akan dilaksanakan bersama. Tidak hanya itu, saat menginap pasti juga terjadi interaksi sosial. Jika tidak bisa mempertahankan hubungan baik, tentu akan menjadi beban pikiran.

Jangan sampai silaturrahmi terputus. Bahkan sangat baik jika hubungan tetap terjaga sampai setelah umroh selesai dilaksanakan dan kembali ke Indonesia.